Donasi: Indonesia Offroad eXpedition

Sakubang (Feb’19) | Para petualang dan pecinta offroad Indonesia dalam ekspedisi Sumatera selama 15 hari berkesempatan singgah ke Payobasuang setelah berkemah (camping) di Harau dan Taram, kabupaten 50 Kota. Mereka yang tergabung dalam Indonesia Offroad eXpedition (IOX) ini berasal dari Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi ini baru saja menutup sesi ekspedisinya di Hotel Novotel Bukittinggi (24/Feb) malam kemarin.

Donasi yang diterima langsung oleh Ketua Seksi Penggalangan Dana, RI. Datuek Nagori Basa nan Hitam disampaikan oleh Ketua IOX, bapak Sri Hascayo yang didampingi pak Syamsir Alam, pak Yuma, pak Zul dan beberapa anggota lainnya. Dalam kesempatan itu Datuek Nagori Basa nan Hitam juga didampingi oleh Datuek Siri Mudo (Wakil Ketua I), Datuek Rajo Malikan nan Kunieng (Ketua Seksi HUMAS) dan anggota lainnya.

Jumlah donasi yang diterima adalah Rp. 10.500.000.- (sepuluh juta lima ratus rupiah) “Harusnya bisa kami berikan lebih, hanya saja sebelumnya, karena kami juga sempat bermukim di Taram dan masjid di sana juga memerlukan bantuan, jadi sebagain kami salurkan di Taram.” jelas pak Yoyo.

Uluran dana itu tentu saja dapat apresiasi mendalam dari masyarakat Payobasuang, khususnya anggota PPMB. Bahkan secara panjang lebar Koordinator Dana PPMB Jakarta, Puspa Irianto (Ivan Piliang) menuliskan begini;

Mereka tergabung dalam IOX ini bertujuan menjelajahi daerah-daerah pedalaman yang tertinggal di seluruh Indonesia yang kurang mendapat perhatian oleh pemerintah. Dengan misi kepedulian itu mereka langsung turun ke daerah-daerah yang membutuhkan bantuan mulai dari infra strukturnya sampai pada bantuan tunai. Supaya diketahui mereka bukan saja jago offroad tapi mereka juga punya keahlian masing masing, antara lain bisa bikin jembatan darurat, bisa bangun mushollah, renovasi sekolah sampai membuatt menara pemancar (BTS) agar daerah tersebut ada akses sinyal henpon. Mereka juga selalu membawa buku-buku pelajaran mulai dari SD sampai SMP untuk disumbangkan ke daerah yang mereka singgahi. Menyalurkan bantuan dan turut mencerdaskan anak anak bangsa. Selain itu hobby inilah yang membawa mereka bisa berbagi pada orang-orang yang benar-benar membutuhkan dalam bentuk apa saja.

Kalau ndak salah dalam team IOX ini ada orang Minang juga. Pak Syamsir Alam, beliau ini multi-talenta; bertukang bisa, montir mobil juga bisa dan paling humoris. Pak Syamsir dan pak Yuma ini adalah ikon IOX karena mereka berdua itu selalu bekerja dengan penuh canda dan lucu.

Alhamdulillah, ternyata Payobasung termasuk dalam agenda kegiatan IOX “pucuak dicinto ulam tibo” kebetulan Payobasung dalam suasana pengalangan dana untuk pembangunan kembali masjid Baitur Rahman yang roboh setahun lalu. Sukses untuk PPMB. [Ivan Piliang]

Itiek Lado Ijau

Berkah lain bagi anak Nagori Payobasuang adalah “booming order” yang diterima Lapau Nasi Itiek Lado Ijau yang dikelola oleh Rinaldi Piliang. “Maa syaa Allahu, tabarokallah…!” [ ]

***

Kami masih membuka Peluang Amal Meraih Pahala bagi anda semua.

Ada Saran?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: