Terbitnya IMB dan Persiapan Kubah

Sakubang (30 Juni) – Kabar gembira disampaikan Sekretaris Umum PPMB, Mairizal Laili sehubungan dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) “Alhamdulillah, IMB Masjid telah selesai pada tanggal 25 Juni 2019 lalu dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Payakumbuh (tidak dipungut biaya).”

Sementara itu selaku Pengawas Pekerjaan, Ronny J melaporkan realisasi pengecoran plat atap kubah per tanggal 21 Juni 5019. memakai ready mix sekitar 160 M3. “Dan ditinjau dari pekerjaan struktur sampai dengan 28 Juni 2019 sudah mencapai 80.2 %.” jelasnya.

Dan Ketua Umum PPMB, A.J. Dt. Mangun nan Panjang menyampaikan untuk pekerjaan kubah kita dapat penawaran dari beberapa perusahaan, baik lokal maupun nasional. “Kita akan upayakan memakai perusahaan yang berpengalaman dan dapat bersinergi dengan PPMB. Dan dari beberapa penawaran, kita cenderung akan bekerja sama dengan PT. KCP, namun kita menunggu penawaran dari PT. Cahaya Baru dari Jambi sebagai kompetitornya, dan diharapkan tanggal 5 Juli 2019 sudah final.” ujarnya. “Setelah pekerjaan kubah selesai, kita akan memakai sistem lelang/paket kepada calon donatur untuk pekerjaan lanjutannya.” tambahnya pula.

Menimpali hal itu, A.I. Dt. Rajo Malikan nan Kuning selaku Kepala Humas PPMB berpendapat, “Pada prinsipnya kami setuju perusahaan mana pun yang akan dipakai untuk pekerjaan kubah, namun kita harus hargai juga niat baik dari PT. Cahaya Baru yang jauh-jauh datang dari Jambi guna mengajukan penawarannya.”

PENDANAAN

Pada Rapat Monitoring & Evaluasi PPMB Sabtu (29/6/2019) kemarin, Bendahara PPMB, Ishardi Jamhur menyampaikan Saldo Kas per tanggal 28 Juni 2019 ada sebanyak Rp. 87.768.000,- disamping itu ada Cadangan Kas pada Pengurus Rp. 100.000.000,- untuk kubah. “Sejauh ini realisasi biaya pembangunan sudah memakai anggaran sekitar Rp. 3,5 milyar. Untuk efisien PPMB berencana akan menggunakan itu untuk pengadaan stager sebanyak 100 set dengan perkiraan harga Rp. 70 juta.”

Mengingat sudah menipisnya keuangan H. YK, Dt Siri Mudo menyarankan dengan telah selesainya pembukaan kacio warga, maka tahap kedua akan segera kembali didistribusikan kacio melalui para Ketua RT sekenagarian Payobasung. “Kami sudah siapkan dan kacio dapat diambil di Sekretariat PPMB. Begitupun dengan kacio aluminium ukuran besar (10 buah) akan segera dititipkan pada tempat strategis.”

Menyikapi hal itu M. Dt. Tunaro nan Hitam mengusulkan agar dalam penggalangan dana, para perantau juga membuat kacio. “Kami telah menghubungi anak kemenakan yang di rantau agar mencontoh sistem penggalangan ala kampung, yaitu memakai system kacio.”

Lebih lanjut, Mairizal menambahkan“Dalam penggalangan dana, kiranya dapat kita kerjakan secara bersama sama dengan sistem yang telah disepakati dan minta konfirmasi kembali dari proposal yang telah didistribusikan kepada para calon donatur.”

Menyimak informasi pada Grup WA PPMB dan Grup Facebook Pajak Umin Baradey, alhamdulillah aliran dana terus ada dan masuk ke rekening Panitia. Nilainya beragam, ada yang kecil ada yang besar, sesuai dengan keikhhlasan para donatur. []


Dan alhamdulillah, terlepas dari besar atau kecil PPMB masih tetap menerima aliran dana dari kaum muslimin erupa Waqaf, Infaq dan Shodaqoh. Mari sama-sama kita do’akan para dunsanak kita yang ikut mengisi dan menyampaikan Waqaf, Infaq dan Shodaqoh tersebut, “Semoga Allah memberi kesehatan dan keberkahan atas rezkinya dan semakin bertambah. Dikabulkan apa yang dicita-citakannya, aamiin.”

Dan do’a yang sama bagi anda kaum muslimin para dunsanak kami yang berkenan membaikan dan menyebarkan (sharing) kabar baik ini lewat media sosial seperti facebook, twitter, instagram dan whatsapp. [ ]

Bukankah para ustadz sering menyampaikan, Barang siapa yang mengajak kepada Amal Sholeh maka mereka mendapatkan Pahala yang sama tanpa mengurangi Pahala mereka yang beramal sholeh itu. Share ya!!!

Ada Saran?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: